Miracle ( "Janji Tuhan yang Tergenapi" versi Vie)
Miracle..mujizat...itu nyata kami alami
Kristus bekerja dengan caraNya yang ajaib.
Mempertemukan kami..menumbuhkan cinta di hati kami.
Menyatukan hati kami..membawa kami pada jalan naik CintaNya.
Dan akhirnya menggenapi janjiNya untuk mempertemukan kami secara nyata....
7 Maret 2009, pkl. 16.30...di depan pintu gerbang Stasiun Tugu Yogyakarta, aku, Vie, menatap kehadirannya, my Elize....tinggi, putih, berkacamata, dengan lesung pipitnya, tersenyum manis menatapku...ah..Bapa...ajaib kasihMu...luar biasa perbuatan tanganMu...dia, yang Kau anugerahkan sebagai pendampingku, kini nyata di hadapanku. Tiada kecewa...tiada berkurang rasa cinta...yang ada hanya ucap syukur...untuk dia yang terbaik yang Engkau berikan bagiku.
4 hari 3 malam, kami lewati bersama..dengan indah...( detilnya ada di tulisan yayangku sebelumnya).....bersama Bapa...menjadi saat-saat yang tak terlupakan...kami lewati dalam kesederhanaan, namun penuh ucapan syukur. Kebersamaan demi kebersamaan Tuhan ijinkan untuk kami nikmati...puncak kenikmatan demi puncak kenikmatan kami kecap...dalam kekudusan cinta kami. Ahh....luar biasa kasihNya mengalir bagi kami.
Janji Setia kami ucapkan di hadapan Kristus, saat memasuki tanggal 9 Maret 2009, untuk kami saling setia dalam susah dan senang, dalam sehat dan sakit, sampai waktu yang ditentukanNya bagi kami, kami menyerahkan hubungan kami ke dalam tanganNya, biar kehendakNya yang jadi atas kami. Komitmen ini adalah komitmen kesetiaan kami berdua ~ViElize~ dengan Kristus, dan kami tidak akan main-main dengan komitmen ini, karena kami sadar, kami bukan berkomitmen dengan manusia, tapi kami berkomitmen dengan Kristus, dan kami percaya, Kristus akan turun tangan menjaga komitmen kami. Cincin yang tersemat di masing-masing jari manis kami, adalah tanda nyata komitmen kesetiaan kami, sebagai pengingat betapa kehadiran Kristus nyata dalam diri kami, nyata dalam hubungan cinta kami. Dan Dia adalah setia.
Khususnya aku, amat merasakan banyak kebaikan Kristus yang nyata aku terima, sejak mulai perencanaan keberangkatanku ke Yogya, Kristus bukakan jalan dan pintu berkat bagiku tepat pada waktunya, aku menjalani perjalanan ini dengan damai sejahtera, meskipun ada sedikit masalah yang harus aku hadapi, tapi Kristus bekerja luar biasa menyelesaikannya.
Akhirnya yang ada adalah sukacita dan damai sejahtera di hati yang terus-menerus kami rasakan.
10 Maret 2009, pkl. 08.00 tepat, aku meninggalkan Yogya, meninggalkan perempuan terkasih anugerah Bapa bagiku, tapi aku tahu ini hanya untuk sementara waktu. JanjiNya akan kembali digenapi, saatnya akan tiba bagi kami dipersatukan secara utuh oleh Kristus, tinggal dan hidup bersama di Yogya, dalam sejuknya hawa pegunungan Kaliurang, hidup dalam limpah berkatNya dan jadi saluran berkat bagi banyak orang, serta senantiasa memuliakan namaNya.
Dan kami mau terus setia dalam laku iman kami, dalam jam doa kami, dalam saat intim kami bersama Kristus, dalam pengenalan akan Dia melalui FirmanNya yang kami renungkan tiap hari, dalam pengharapan kami akan penggenapan janjiNya, karena kami percaya bahwa pengharapan kami di dalam Kristus tidak akan sia-sia, Dia akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. Berbahagialah orang-orang yang mengandalkan Kristus sepenuhnya dalam hidupnya. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus, segala kemuliaan hanya bagi Dia. Amin
Posted in: on Rabu, Maret 18, 2009 at di 00:22


Wajarkan aku cemburu sama manusia yang cinta banget ma Tuhan?
Aderain
Our dearly Rain...
Kita sekutu dalam Tuhan
Seterukah kita akan rebut pada cintaNya?
Sayang, Tuhan tak dapat menyangkal diriNya,
Bahwa Dia adalah KASIH
dan kasih setiaNya adalah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
Oh Rain..siapa kita bicara tentang Tuhan?
Hanya karena Dia adalah Cinta
Maka kita bicara.
I love u, Rain. We love u...